Minggu, 07 Agustus 2016

MAHKOTA DEWA



             MAHKOTA DEWA


Adalah sebuah nama yang aneh.
Mirip sorban dewa Naradha dalam pewayangan.

Buah yang mirip sorban merah (jika telah tua) dan bersabut dengan biji yang berwarna putih ini konon memabukkan jika dikonsumsi dalam keadaan segar.

Tanaman yang berkhasiat obat dengan nama latin Phaleria macrocarpa ini, dapat tumbuh subur di daerah pantai sampai ke pegunungan.

Daun berbentuk lancip berwarna hijau duduk sendiri pada pangkal ranting.
Sedang buah tumbuh pada ranting pada dudukan daun.

Buah yang berbentuk bulat bergumpal ketika tua berobah warna dari hijau menjadi merah menyala.

Tanaman mahkota dewa yang konon berasal dari Papua ini ternyata punya banyak mengandung zat yang berguna untuk PENGOBATAN, antara lain :

ALKALOID
bersifat anti oksidant dapat menetralisir racun di dalam tubuh.

SAPONIN
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan vitalitas serta mengurangi kadar gula dalam darah dan juga mengurangi penggumpalan darah.

FLAVONOID
Melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah serta mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penimbunan lemakpada dinding pembuluh darah serta mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner.

ANTI INFLAMASI, 
Berfungsi sebagai anti-oksidan membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.

POLIFENOL, 
Berfungsi sebagai antihistamin (antialergi) pada penyakit gatal-gatal.

Penggunaan buah untuk obat, harus dalam keadaan kering.

Caranya dengan mengupas buah yang matang kemudian dirajang tipis terus dikeringkan sampai kering (biji jangan di sertakan).

Kalau sudah kering, bisa digunakan dengan cara merebus kira dua sendok besar dengan 3 gelas air.
Didihkan dan sisakan kurang lebih 2 gelas dan dinginkan.
Sekali rebusan untuk 2 kali minum, sisanya bisa direbus lagi untuk sekali minum.

Disqus Shortname

Comments system

Blogroll